.
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ - السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Showing posts with label Kisah Renungan. Show all posts
Showing posts with label Kisah Renungan. Show all posts

Wednesday, April 22, 2015

Nasehat Untuk WANITA (siksa neraka)


Nasehat Untuk WANITA (siksa kubur)

Sayidina ali radiallahu'an hu menceritakan, suatu ketika ia melihat rosullallah menangis mana kala ia datang bersama fatimah, lalu keduanya bertanya mengapa rosullallah menangis beliau menjawab :

"Pada malam aku di isro'kan aku melihat perempuan-perempuan yang sedang di siksa dengan berbagai siksaan, itulah sebabnya mengapa aku menangis karena menyaksikan mereka yang sangat berat dan mengerikan siksaannya"

Putri rosullallah kemudian menanyakan apa yang di lihat oleh ayahnya

Rosullallah menjawab :
"aku melihat ada perempuan di gantung rambutnya otaknya mendidih karna wanita yang tidak menutupi rambutnya, sehingga terlihat oleh laki-laki yang bukan muhrimnya"

"aku melihat perempuan di gantung payudarahnya, tangannya diikat kebelakang dan timah cair di tuangkan kedalam tenggorokannya adalah seorang istri yang mengotori tempat tidurnya"

"aku melihat perempuan tergantung kedua kakinya dengan terikat tangannya sampai keubun-ubunnya kemudian di ulurkan ular dan kalajengking ketubuhnya adalah perempuan yang tidak ta'at kepada suaminya, ia keluar rumah tanpa izin dari suaminya dan tdak mau bersuci dari haid dan nifas"

"dan aku melihat perempuan yang memakan badannya sendiri di bawahnya di nyalakan api neraka serta aku melihat perempuan yang bermuka hitam memakan tali perutnya sendiri adalah perempuan yang berhias untuk laki-laki yang bukan muhkrimnya dan suka menggoda orang lain"

"perempuan yang memotong badannya sendiri dengan gunting yang di buat dari api neraka adalah perempuan yang  memperkenalkan dirinya sendiri dengan bersolek dan berhias dengan tujuan kecantikannya ingin di lihat dan di puji laki-laki yang bukan muhkrimnya"

"aku melihat perempuan yang telinganya bengkak dan matanya buta, di masukan kedalam peti yang di buat dari api neraka, otaknya keluar dari lobang hidung, badannya bebau busuk karna penyakita kusta adalah perempuan yang bisa shalat dan ia tidak mau melaksanakannya dan ia enggan mandi junub"

"aku melihat perempuan yang badannya seperti himara atau keledai beribu-ribu kesengsaraan yang di hadapinya ia perempuan tukang kupa dan pendsuta"

"aku melihat rupanya yang seperti anjing sedangkan api masuk melalui mulut dan keluar dari duburnya sementara malaikat memukulinya dengan pemukul yang di ciptakan dari api neraka ia adalah peremuan seorang yang suka memfitnah dan membenci suaminya"

"wai putriku demikian lah dahsyatnya siksa kubur azab yang di berikan atas semua perbuatannya di dunia"

seperti itulah azab untuk perempuan yang di terangkan oleh rosullallah berdasarkan yang beliau lihat ketika peristiwa isra'k dan mi'roj. semoga bisa menjadi pedoman dan  renungan dan semoga kita semua di jauhkan siksanya dari api neraka, amin yaa allah ya robbal 'alamin,,,



4/22/2015 07:08:00 PM No Comments

Sunday, April 05, 2015

KISAH RENUNGAN AWAS PANCI DOSA


Alkisah, ada seorang ilmuwan ingin mengadakan eksperimen. Untuk itu ia harus merebuas seekor katak hidup-hidup. Ia pun menyiapkan nya. Diambilnya sebuah panci, diisi dengan air secukupnya lalu diletakkan diatas tungku. Dengan sabar ia menunggu air hingga mendidih. Air pun mendidih lalu diambilah si katak malang, lalu dimasukanlah katak tersebut ke air yang tengah mendidih tersebut.
Namun apa yang terjadi? Si katak yang merasakan suhu yang tengah berubah drastis kontan sigap. Ia kaget, ia tanggap, katak pun kontan melompat keluar dari panci. Si katak kali ini selamat.
Si ilmuwan yang gagal dengan percobaan pertamanya tak kehilangan akal. Kali ini ia menyiapkannya dengan cara yang berbeda. Diambilnya lagi panci yang lain, dan sama seperti sebelumnya, ia isi dengan air lalu diletakan ke atas tungku.

Namun sebelum ia menyalakan tungkunya, dengan kondisi air yang masih dingin, ia masukkkan katak ke dalam panci. Si katak yang memang biasa dengan air, pun merasa nyaman-nyaman saja dengan kondidi ini, toh hitung-hitung mandi berendam. Si ilmuwan pun menyalakan tungkunya, namun kali ini apainya kecil saja agar air tik cepat mendidih.
Perlahan namun pasti air dalam panci pun menjadi kian hangat. Namun si katak masih nyaman-nyaman saja, "sekalian mandi air hangat" begitu pikirnya. Namun air pun kian menghangat, dan menghangat, si katak masih merasa nyaman dan aman. Hingga satu titik, ketika air sudah mulai sangat panas, kali ini si katak sudah tidak tahan, ia mencoba melompat. Namun sayang, kali ini ia tak bisa. Air sudah terlalu panas dan si katak pun mati, terebus bersama air panas tersebut.

Sadar atau tidak, adakalanya kita menemukan orang-orangyang menjadi katak ini. Atau jika mau jujur bercermin, boleh jadi kita-lah katak tersebut. Ketika seorang shalih di ajak bermaksiat terang-terangan sudah pasti ia akan menolak. Namun syaithan sungguh cerdas, alih-alih langsung terang-terangan, setan akan mendekatinya dengan perlahan-lahan, membuainya hingga terasa aman, nyaman menjadi kebiasaan, hingga akhirnya yang ada hanya penyesalan. Sadar atau tidak, si shalih telah beradaptasi dengan kemaksiatan.

Jika api besar dan air mendidih adalah dosa besar, maka api kecil adalah dosa-dosa kecil yang kita biarkan, yang kita anggap biasa, lumrah, wajar atau bahkan kita merasa nyaman-nyaman saja denganya. Sebagaimana air hangat yang melenakan, pelan namun pasti dosa kecil kian memanaskan kita hingga suhu yang membinasakan.

Terlebih manusia sering meremehkan hal-hal yang ada embel-embelnya "kecil", batu kecil uang kecil, anak kecil dan termasuk pula dosa kecil. Sehingga tek jarang kita pun tak ambil pusing dengan dosa-dosa kecil yang kita perbuat. Jangankan taubat, istigfar pun seolah tak sempat. Kita merasa aman, kita nyaman, padahal ini strategi jitu syaithan yang menyesatkan.

Maka benarlah Rosulullah yang mengajak kita unruk mewaspadai dosa-dosa kecil. Dalam sebuah hadist riwayat Ahmad Rosulullah bersabda, "Hati-hatilah terhadap dosa-dosa kecil. Hal itu tidak ubahnya sekelompok orang yang turun ke sebuah lereng gunung. Mereka masing-masing membawa sebatang ranting kayu sehingga dengan ranting-ranting kayu itu bisa mereka masak roti. Dosa-dosa kecil kapan saja di lakukan oleh seseorang ai akan menjadi celaka".

Karena memang dosa kecil yang dibiarkan ibarat titik kecil yang ditoreh di atas kertas. Satu titik memang tak ada apa-apanya dibandingkan luasnya putih kertas. Namun jika ditoreh berkali-kali, dan berulang kali, tanpa henti, tanpa pernah kita menghapusnya , pada akhirnya kita pun merasa asing dengan warna putih kertas semula. Maka liat , apa yang kita anggap sepele, satu titik hitam di kertas putih. namun jika diteruskan maka putihnya kertas kan berubah menjadi hitam. Inilah cara cerdas syaithan.

Tak diajaknya soerang muslim untuk langsung murtad. Dihembuskanya sedikit demi sedikit apa yang menarik hatinya, bisa lawan jenis, jabatan, kedudukn, harta, atau hal-hal non materi seperti jaminan, kebebasan ataupun kemenangan. Dibuatlah sedikit demi sedikit apa yang bertentangan dengan agama menjadi indah, dan kita pun terpesona dengan nya. Dan begitulah cara syaithan menyesatkan anak adam.

Semoga Allah melindungi kita dari godaan syetan yang terkutuk. Aamiin
Rasulallah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1
(satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka
walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)

Subhanallah
Semoga kita dapat mengambil pengetahuan bermanfaat yang bernilai ibadah lewat tulisan ini dan mengamalkan dalam kehidupan sehari - hari. Aamiin
(Cantumkan jika ada doa khusus agar kami para jamaah bisa mengaminkannya)
Silahkan Klik Like dan Bagikan di halamanmu agar kamu dan teman-temanmu senantiasa istiqomah dan bisa meningkatkan ketakwaannya kepada ALLAH SWT.

Semoga Bermanfaat...

4/05/2015 07:17:00 AM No Comments
وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

All Rights Reserved. 2014 Copyright CLICKER

Designed By : HAMBA ALLAH

Top